Artikel
3
Person Centered Therapy
(Rogers)
Carl Roger merupakan tokoh Teori Kepribadian
Humanistik, Ia Lahir di Illinois (1902 – 1988) Ia adalah salah seorang peletak
dasar dari gerakan potensi manusia, yang menekankan perkembangan pribadi
melalui latihan sensitivitas, kelompok pertemuan, dan latihan lainnya yang
ditujukan untuk membantu orang agar memiliki pribadi yang sehat. sejak kecil Ia
menerima penanaman yang ketat mengenai kerja keras dan nilai agama Protestan.
Kelak kedua hal ini mewarnai teori-teorinya. Setelah mempelajari teologi, ia
masuk Teacher’s College di Columbia Uni, dimana banyak tokoh psikologi
mengajar. Di Columbia Uni ia meraih gelar Ph.D. Rogers bekerja sebagai
psikoterapis dan dari profesinya inilah ia mengembangkan teori Humanistiknya.
Dalam konteks terapi, ia menemukan dan mengembangkan teknik terapi yang dikenal
sebagai Client-centered Therapy.
Psikoterapi ini berkembang pada tahun 1960an,
psikoterapi ini menekankan bahwa prinsip terapi ini tidak hanya diterapakan
dalam proses terapi tetapi prinsip-prinsip terapi ini dapat diterapkan di
berbagai setting seperti dalam masyarakat. Titik berat : meningkatkan
keterlibatan hubungan personal dengan klien, terapist lebih aktif &
terbuka, lebih memperhatikan pengaruh lingkungan.
Model terapi berpusat pribadi dikembangkan oleh Carl
R. Rogers. Sebagai hampiran keilmuan merupakan cabang dari psikologi humanistik
yang menekankan model fenomenologis. Terapi person-centered mula-mula
dikembangkan pada 1940 an sebagai reaksi terhadap terapi psychoanalytic.
Didasarkan pada pandangan subjektif terhadap pengalaman manusia, menekankan
sumber daya terapi untuk menjadi sadar diri self-aware dan untuk pemecahan
hambatan ke pertumbuhan pribadi. Model ini meletakkan klien, bukan terapi,
sebagai pusat terapi. Falsafah dan Asumsi Dasar Model ini berdasarkan pada
pandangan positif tentang manusia yang melihat orang memiliki sifat bawaan
berjuang keras ke arah menjadi untuk berfungsi secara penuh (becoming fully
functioning). Asumsi dasarnya adalah: dalam konteks suatu hubungan pribadi
dengan kepedulian terapist, klien mengalami perasaan yang sebelumnya ditolak
atau disimpangkan dan peningkatan self-awareness.
Daftar
Pustaka
Alwilsol(2008).
Psikologi Kepribadian. UMM Press. Malang Suryabrata, Sumadi (2008). Psikologi
Kepribadian. Rajawali Pers. Jakarta.
http://janokogalls.blogspot.com/2011/12/person-centered-by-carl-roger.html
(diakses pada 21 April 2015, pukul: 12:17)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar